Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Waspada! Ini 4 Resiko Memakai Tas Terlalu Berat

waspada! ini 4 resiko memakai tas trerlalu berat

Apakah itu tas hanya sekadar style maupun backpack sebagai teman kuliah sampai travelling, tas memang jadi penyelamat saat kita perlu membawa banyak barang sekaligus. Namun sayangnya, banyak diantara kita yang tidak peduli dengan berat barang yang masuk ke dalam sebuah tas tersebut. Alhasil ya, tas yang kita pakai jadi tidak awet dan cepat rusak.

Tetapi, rekan muda perlu tahu bahwa beban berat yang dibawa dalam sebuah tas ternyata mempunyai efek samping jangka panjang yang cukup membahayakan bagi tubuh rekan muda. Berikut kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi

1. Bungkuknya tulang belakang

bungkuknya tulang belakang

Beban berat yang ditanggung langsung oleh punggung membuat punggung memiliki efek jangka panjang untuk sedikit demi sedikit menjadi bungkuk atau disebut dengan kyphosis. Kyphosis merupakan posisi punggung terlalu bungkuk tidak normal. Kejadiannya yaitu tulang punggung terlalu melengkung ke arah depan, sehingga punggung bagian atas terlihat lebih bungkuk dari punggung biasanya. Setiap tulang punggung pasti memiliki kelengkungan beberapa derajat, namun jika tulang belakang melengkung hingga lebih dari 45 derajat maka dianggap sudah sangat berlebihan.

2. Tulang belakang menjadi miring ke kiri atau kanan


tulang belakang menjadi miring ke kiri atau kanan

Skoliosis adalahpenyakit pada tulang punggung yang membengkok ke kanan atau ke kiri. Banyak hal yang menyebabkan kelainan seperti ini terjadi, salah satu pemicunya adalah sering membawa tas dengan beban berat hanya pada satu lengan saja. Biasanya banyak dialami oleh mereka yang sering mengenakan tas selempang.

Gejala skoliosis dapat dilihat dari perubahan penampilan dada seseorang, pinggul, atau bahu. Berikut ini adalah gejala-gejala skoliosis yang dapat dilihat dari penampilan fisik secara langsung;

  • Salah satu pinggul terlihat lebih menonjol
  • Tubuh condong ke satu sisi
  • Bahu lebih tinggi sebelah
  • Salah satu tulang belikat terlihat lebih menonjol
  • Panjangnya kaki tidak seimbang

3. Mengikis kepadatan tulang yang membuat rasa nyeri yang luar biasa


mengikis kepadatan tulang yang membuat rasa nyeri yang luar biasa

Selain berakibat skoliosis dan bungkuk, membawa tas berat dapat juga membuat nyeri dan sakit pada punggung. Hal ini biasanya terjadi pada orang dewasa karena kondisi tulang yang sudah tidak begitu kuat dan kepadatan tulang mulai terkikis sedikit demi sedikit. Untuk itulah, disarankan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kalsium dan vitamin D, K untuk dapat menguatkan tulang serta mengembalikan kepadatan tulang.

4. Memicu osteoporosis dini


memicu osteoporosis dini

Dengan berkurangnya kepadatan tulang kita, sehinggaotomatis memicu terjadinya osteoporosis dini. Osteoporosis terjadi karena pembentukan tulang baru tidak dapat mengimbangi kerusakan pada tulang yang lama, sehingga terjadi kekeroposan. Osteoporosis umumnya baru diketahui setelah ditemukan retak pada tulang kita, setelah pasien mengalami jatuh ringan. Retak pada pergelangan tangan, tulang pinggul, dan tulang belakang adalah kasus yang paling banyak ditemui pada penderita osteoporosis tersebut.

Karena banyak sekali bahaya yang ada di balik tas dengan beban berat berlebih, ada baiknya rekan muda mulai mengukur seberapa banyak beban yang akan dibawa untuk bepergian. Berikut detail kisaran berat ideal yang bisa dibawa sesuai jenis tas yang akan dipakai;

  • Shoulder bag : 10 % dari berat badan
  • Backpack : 20 % dari berat badan
  • Totebag : kurang dari 5 kg

Setelah mengetahui hal ini, jangan lagi paksakan memasukkan semua barang ke dalam satu tas rekan muda ya!

Posting Komentar untuk "Waspada! Ini 4 Resiko Memakai Tas Terlalu Berat"