-->

5 Kritik ini Bisa Membuatmu Berubah dalam Sekejap

5 kritik ini bisa membuatmu berubah dalam sekejap

Kegagalan merupakan buah dari perjuangan. Biar hanya sedikit, kegagalan akan melempar rekan muda ke pojokan kamar, akan terlihat tangis yang sendu atau kepada kelelahan yang sia-sia. Perjuangan yang telah rekan muda bangun, menghabiskan waktu yang tidak sedikit, terkadang harus memotong kesibukkan atau kewajiban lainnya. Namun hasilnya sungguh mengecewakan dan mengiris hati rekan muda.

Ketika semuanya jadi semakin menyedihkan, tidak ada lagi tempat untuk bertumpu kecuali Tuhan. Kesedihan terus menerus menggerus batin itu melempar rekan muda kepada ritus mager dan akhirnya malas-malasan.

Jikalau sudah begini, selain sudah jatuh dan sakit, rekan muda juga bakal rugi kedepanya. Apabila kalimat kutipan paling halus pun tidak dapat membangkitkan rekan muda, sudah saatnya untuk meresapi kritikan yang datang kepada rekan muda, kepada jiwa-jiwa yang telah terlanjur hancur.

1. Rekan muda tidak pernah serius, wajarlah kalau gagal


rekan muda tidak pernah serius, wajarlah kalau gagal

Alih-alih marah, coba tanya lagi pada diri rekan muda, sudah seberapa serius rekan muda menjalani pekerjaan yang rekan muda lakukan? Pekerjaan yang rekan muda harapkan bisa menghasilkan hal yang menyenangkan tentu harus diusahaakan dengan baik. Kalau rekan muda tidak pernah serius untuk menyukai pekerjaan itu, tidak mungkin rekan muda akan sampai di tempat tujuan rekan muda.

2. Rekan muda suka malas-malasan, wajar harapan hanya sebatas khayalan


rekan muda suka malas-malasan, wajar harapan hanya sebatas khayalan

Harapan yang telah rekan muda panjatkan setiap pagi, siang, sore, dan malam hari itu tidak ada lagi artinya jika rekan muda diam dan tidak berusaha. Rekan muda malah akan suka mager, pemalas yang nggak tahu nilai dari sebuah pekerjaan, jangan harap kesuksesan akan menghampiri rekan muda. Janganlah menunggu keberuntungan datang kepada rekan muda, ada baiknya rekan muda kejar itu dengan semangat.

3. Rekan muda mengeluh tidak punya teman? Introspeksi, berapa kali rekan muda menolak ajakan teman untuk sekedar kumpul?


menolak ajakan teman untuk sekedar kumpul

Ada beribu kesempatan, ada beribu peluang untuk rekan muda mengumpulkan banyak teman. Namun, kadang rekan muda malah mengeluh tidak punya teman, tidak punya tempat curhat. Intospeksilah dulu, jangan sampai masalah yang rekan muda hadapi sekarang rekan muda anggap adalah kesedihan rekan muda sendiri. Sebenarnya rekan muda punya banyak teman, namun rekan muda tidak punya banyak waktu untuk mereka. 

4. Rekan muda menyalahkan dosen pembimbing, padahal rekan muda memang lupa tanggung jawab untuk mengerjakan skripsi


rekan muda memang lupa tanggung jawab

Skripsi adalah kewajiban bagi mereka yang serius menuntaskan proses pembelajaran. Skripsi adalah jalan terjal bagi mereka yang tak pernah berusaha, bagi mereka yang belum siap untuk keluar dan bekerja. Rekan muda yang banyak menghabiskan waktu dengan main-main nggak jelas dan nggak produktif, apa iya akan menyalahkan orang lain?

5. Terasa sulit karena pemasukan kurang, sadar diri! Rekan muda jangan hanya bergantung pada pemberian orangtua


jangan hanya bergantung pada pemberian orangtua

Pekerjaan merupakan kewajiban manusia, dimana mereka menjadi hal yang sangat berharga, kuncinya adalah dengan bekerja. Rekan muda merasa tidak pernah punya cukup uang saku, tabungan atau bahkan pemasukan keuangan. Sadar dirilah, semua pemasukkan baik materi maupun imateri akan datang kepada mereka, manusia-manusia yang berusaha dan bekerja tentunya.