-->

16 Cara Cerdas Agar Bos Mempercayai Anda

Cara Mendapat Kepercayaan Atasan

Mengembangkan kepercayaan antara Anda dan Bos akan membuat Anda menjadi pekerja yang lebih baik, dan ada kemungkinan besar Anda akan mendapatkan wewenang yang lebih untuk mengemban tugas yang lebih besar sehingga bagus untuk karier Anda.

Tinjau deskripsi pekerjaan Anda bersama-sama

Anda mungkin sukses dalam menyelesaikan tugas pribadi, tetapi itu tidak akan membantu jika Anda dan Bos mendefinisikan kesuksesan secara berbeda. Tanyakan kepada Bos Anda apa hal yang bisa melampaui harapannya dan apa tugas terpenting Anda. Saat Anda membicarakannya, Anda akan menemukan beberapa perbedaan pandangan dengan Bos.

Sebagai contoh, Anda merasa sudah bekerja keras dan Bos berpikir bahwa Anda tidak melakukan pekerjaan, bukan karena Anda tidak dapat dipercaya, tetapi karena Anda tidak berada di halaman yang sama dengan Bos. Jangan membuat hal ini menjadi percakapan satu kali saja—pertahankan dialog yang berkelanjutan untuk memastikan Anda mencapai semua tujuan Bos.

Buatlah tujuan yang konkret

Diskusikan tujuan dengan Bos yang berorientasi pada tindakan daripada berorientasi pada hasil sehingga Anda dapat membuktikan bahwa Anda membuat langkah terukur untuk membantu perusahaan.

Sebagai contoh, jika Anda mengatakan untuk meningkatkan penjualan, itu sangat tidak jelas hasilnya sehingga menjadi pemicu stres kronis. Tetapi jika Anda mengatakan tujuannya adalah untuk membuat lima panggilan penjualan lagi per minggu, itu adalah tindakan yang dapat Anda ambil dan bisa didokumentasikan serta benar-benar transparan.

Cari solusi sebelum meminta bantuan


Tidak ada salahnya meminta bantuan—Bos yang baik akan dengan senang hati membantu agar Anda dan perusahaan bisa sukses. Tetapi alih-alih hanya mengatakan, "Saya bingung," dan mengharapkan Bos Anda memberikan jawaban, itu terlalu manja! Lakukan brainstorming beberapa kemungkinan dan pilih solusi yang Anda condongkan sebelum Anda berbicara.

Hal ini jauh lebih konstruktif karena Bos dapat melihat bahwa Anda benar-benar melihat alternatif-alternatifnya. Anda tidak hanya meminta bantuan—Anda telah melakukan banyak pemikiran, dan sekarang Anda hanya ingin sebuah masukan. Itu hal yang bijaksana!

Sadari kesalahan Anda

Tahan keinginan untuk menutupi kesalahan Anda, dan berterus terang kepada Bos tanpa membuat alasan atau mencoba mengalihkan kesalahan kepada orang lain. Jika tidak, Anda akan mendapat lebih banyak masalah jika Bos mengetahui apa yang terjadi.

Menyalahkan bawahan atau orang lain dalam tim atas kerugian adalah buang-buang waktu dan energi, dan menghancurkan kepercayaan dan moral.

Jangan ulangi kesalahan

Anda pasti akan tergelincir pada titik tertentu—bagaimanapun juga, Anda adalah manusia—itulah sebabnya tidak ada Bos yang mengharapkan Anda menjadi sempurna. Kuncinya adalah membuat kesalahan yang berbeda daripada mengulangi kesalahan yang sama berulang-ulang.

Tidak masalah jika orang lain tahu bahwa Anda melakukan kesalahan dan kegagalan. Bahkan hal itu akan mengubah pandangan negatif menjadi positif dalam cara yang berkelanjutan.

Ambil tugas yang sebelumnya Anda gagal

Bahkan jika Anda pernah membuat kesalahan pada proyek serupa di masa lalu, teruslah mengerjakan tugas yang sulit. Biasanya orang-orang cenderung menolak mengambil risiko yang telah mereka ambil ketika mereka tidak berhasil. Jika itu dari kegagalan hasil dan Anda sudah berusaha keras dan jujur, seharusnya tidak ada alasan untuk tidak mencobanya lagi. Belajarlah dari kegagalan Anda dan biarkan diri Anda bersemangat untuk mencoba lagi.

Belajar berbicara bahasa Bos

Jika Bos adalah seorang pemikir linier dan Anda lebih merupakan tipe otak kanan, Anda mungkin merasa tidak terkoneksi dengan bagus terhadap Bos. Contohnya, meskipun Anda mungkin tertarik pada ide-ide besar, Bos mungkin perlu melihat angka dan hasil yang sulit untuk memahami perspektif Anda. Perhatikan apa yang cenderung menjadi fokus Bos, dan sesuaikan fokus Anda agar sesuai dengan prioritas tersebut.

Perhatikan dan dengarkan hal-hal yang penting bagi Bos, jangan ubah apa yang Anda katakan, karena itu bukan integritas, tetapi katakan dengan cara yang lebih bijak dan bermakna.

Jadilah pendengar yang baik


Melakukan kontak mata saat berbicara dengan Bos menunjukkan bahwa Anda mendengarkan, jadi tahan godaan untuk melihat ponsel Anda. Ambil ponsel, matikan, dan taruh di tengah meja. Jangan sampai Bos terganggu. Buat bosmu mengira dia satu-satunya orang di ruangan itu.

Dapatkan dukungan dari tim

Mendapatkan dukungan dari rekan kerja Anda sebelum mengajukan sesuatu kepada Bos akan membantu memastikan bahwa Bos akan mendengarkan. Bos akan tahu bahwa Anda bukan satu-satunya orang yang berpikir bahwa sebuah ide akan berhasil, dan Anda bisa mendapatkan bantuan untuk mengatasi potensi masalah sebelum membawanya ke Bos.

Kepemimpinan memiliki waktu yang sulit untuk membedakan antara minoritas vokal dan kelompok biasa. Pastikan separuh rekan kantor setuju dengan gagasan Anda.

Memberi perhatian Bos

Berbicara tentang perasaan mungkin tampak terlalu pribadi untuk kantor, tetapi memperhatikan emosi Bos dapat memperkuat hubungan Anda. Jika Bos tampak sangat sibuk atau lelah, tanyakan apakah ada yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan stres sang Bos.

Pikirkan ke depan

Minta Bos untuk bertemu dalam diskusi "postmortem" hipotetis bahkan sebelum Anda memulai sebuah proyek. Bingkai seolah-olah proyek gagal dan Anda mencari tahu apa yang mungkin salah. Dengan begitu, Anda bisa menemukan solusi sebelum masalah tersebut muncul.

Bos akan tahu Anda berpikir ke depan dan memikirkan apa masalahnya sebelum diluncurkan. Setiap bos yang baik akan menghargai hal tersebut.

Peringatkan Bos tentang rintangan yang datang


Ketika Anda dapat merasakan bahwa Anda terlambat dari jadwal atau melebihi anggaran proyek, jangan menunggu untuk menyampaikannya kepada Bos. Sampaikan dengan sebenar-benarnya apa yang menjadi masalah dan hambatan Anda, jangan biarkan Bos mengetahuinya ketika masalah tersebut sudah tidak bisa diperbaiki lagi.

Bertanyalah sebelum memberikan pendapat

Ketika Anda tidak setuju dengan keputusan yang dibuat oleh Bos, mintalah dengan hormat untuk menyampaikan pandangan Anda alih-alih mengatakan apa yang salah dengan pilihan Bos. Kebanyakan, Bos senang mendapatkan opini kedua, tetapi di lain waktu dia mungkin tidak peduli mendengar ketidaksetujuan Anda.

Jadilah pengikut yang dapat dipercaya

Meskipun Bos kemungkinan besar akan menghargai umpan balik jika Anda melihat ada masalah dengan strategi perusahaan, terimalah arah yang dia pilih, bahkan jika Anda tidak setuju dengannya. Alih-alih mengatakan, "Sudah kubilang," teruslah bekerja keras untuk membuat keputusan akhir berhasil. Berikan umpan balik, dan bawa Bos ketika Anda membutuhkannya, tetapi selalu setuju ketika keputusan akhir dibuat.

Potong gosip

Anda mungkin berpikir Bos membuat keputusan yang buruk, tetapi Anda mungkin tidak tahu semua faktor yang berperan dalam pilihan itu. Berhentilah mengeluh dengan rekan kerja di belakang Bos, dan alih-alih fokuskan energi Anda untuk menemukan kesuksesan dengan strategi itu.

Tanpa memahami pengorbanan, Anda menjadi bagian dari masalah, bukan bagian dari solusi.

Jadilah kucing tiruan

Saat Anda berbicara dengan Bos, tirulah bahasa tubuhnya secara halus. Misalnya, jika Bos bersandar atau menyilangkan kakinya, tunggu beberapa detik dan lakukan hal yang sama.