-->

Ingatlah Kawan, Bahwa Saya Selalu Ada!

Ingatlah Kawan, Bahwa Saya Selalu Ada!

Teman-teman, kita sudah lama tidak saling menghubungi.

Bukan perasaan kita yang berubah, tapi hidup kita yang berubah. Lagi pula, seiring bertambahnya usia, kita memiliki lebih banyak tanggung jawab, lebih banyak kekhawatiran di sekitar kita, dan perbedaan nilai-nilai kehidupan.

Sebelum kita menyadarinya, kita tidak bisa berbagi kebahagiaan dan kesedihan satu sama lain untuk pertama kalinya, emosi masing-masing tampaknya telah menjadi acuh tak acuh dan diam. Namun, waktu tidak dapat mengambil teman sejati; waktu tidak dapat menjaga ilusi yang dimiliki.

Aku masih ingat persahabatan kita! Meskipun kita tidak dapat berada di tempat yang sama sepanjang waktu, bahkan kita tidak pernah menelepon, pesan teks, atau Whatsapp.

Dulu kita tidak pernah terpisahkan…

Tetapi kini, kita tidak pernah lagi pergi makan malam bersama, berbicara dan tertawa bersama, sepertinya kita sudah keluar dari dunia kita yang dulu.

Kita juga memiliki kehidupan baru, lingkungan baru, teman baru...

Kita semua menghadapi hal-hal baru, dan ada orang-orang baru di sisi kita, berbagi kegembiraan, kemarahan, kesedihan, dan kegembiraan baru kita.

Terkadang, kita juga akan memikirkan masa lalu kita yang membangkitkan sederet kenangan, tentangmu, tentang kita.

Saat ini, setiap orang berada di arah yang berbeda dan lingkungan yang berbeda, jadi secara alami, secara bertahap kehilangan kontak.

Namun setiap pembaruan lingkaran pertemanan, setiap perubahan album, dan setiap perubahan pribadi tetap mempengaruhi hati masing-masing. Karena itu, saya tahu Kalian jauh, baik atau buruk, bahagia atau tidak bahagia! Saya harus bekerja keras juga, agar tidak membuat Kalian khawatir.

Itulah hidup, tidak semua orang akan menemanimu sampai akhir. Yang paling penting adalah memahami siapa yang layak mendapatkan perhatian Kalian dan apa yang layak untuk Kalian hargai. Teman tidak pernah menajdi mantan, selamanya akan menjadi teman. Kekhawatiran bukan tentang jarak, tapi tentang ketulusan. Jika suatu saat kita bertemu lagi kawan, nyatanya tidak ada yang berubah.

Ingatlah kawan, bahwa saya selalu ada! 

Semoga kalian semua baik-baik saja!