-->

6 Langkah untuk Menghindari Stres Tentang Uang

6 Langkah untuk Menghindari Stres Tentang Uang

Banyak orang mengalami perubahan drastis dalam kehidupannya saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia dan dunia. Kondisi hidup dan kerja mulai terlihat berbeda bagi banyak orang, tingkat pengangguran juga meroket, dan banyak yang terpaksa memikirkan kembali strategi keuangan dan tabungan mereka.

Dan, yah, perubahan itu bisa membuat orang merasa stres terhadap keuangan. Fidelity Investments pernah melakuan survey terhadap lebih dari 2.000 orang dewasa yang dilakukan pada Februari 2021 dan terbukti bahwa 52 persen responden mengalami susah tidur karea stres memikirkan keuangan mereka.

Untungnya, selama pandemi berlangsung banyak juga para ahli ekonomi yang berbicara tentang bagaimana caranya agar tidak terlalu stres terhadap masalah keungan. Di bawah ini, para ahli membagikan enam langkah untuk membantu Rekan muda mengatur uang dan semoga bisa membuat Rekan muda tidak lama-lama mengalami stres keuangan.

1. Bayar hutang

May Jiang, yang merupakan penasihat pajak dan keuangan untuk Offit Advisors mengatakan bahwa utang secara psikologis dapat membebani orang. Suku bunga tinggi yang terkait dengan utang yang belum dibayar—terutama utang konsumen yang ditandai dengan pinjaman dari perusahaan kartu kredit untuk membeli barang-barang konsumsi dapat membuat dompet Rekan muda sakit.

Tentu saja, kemampuan setiap orang untuk membayar hutang berbeda dan tergantung pada arus kas dan sejumlah faktor lainnya. Namun secara umum, Jiang menyarankan untuk "terus membayar utang berbunga secara bertahap" jika Rekan muda bisa. Mulailah dengan membuat rencana untuk dapat melakukannya.

2. Buat anggaran

Sebagai langkah pertama dalam membuat anggaran yang akan membantu Rekan muda mengatasi tekanan keuangan, Jiang menyarankan untuk memeriksa arus kas masuk dan keluar. Dengan begitu, " Rekan muda dapat melihat bagaimana mereka membelanjakan uangnya," katanya, memang sangat masuk akal untuk melacak pengeluaran dan gaji setiap minggu karena Rekan muda bisa mengaturnya di kemudian hari.

3. Buat rencana keuangan

Sebuah rencana keuangan adalah analisis yang dapat membantu Rekan muda secara finansial dan memudahkan untuk menetapkan tujuan apa yang ingin Rekan muda capai di masa depan. Baik Rekan muda melunasi kredit atau menabung untuk pendidikan perguruan tinggi anak, rencana keuangan dapat membantu Rekan muda menginventarisasi aset dan pengeluaran Rekan muda dan kemudian bisa menyusun strategi bagaimana mencapai tonggak keuangan dengan menetapkan kemana sisa uang Rekan muda dialokasikan.

4. Meningkatkan iuran tabungan hari tua

Orang-orang dapat membuka rekening tabungan pensiun atau mendaftar asiransi. Semakin dini seseorang mulai menabung ke rekening atau asuransi, semakin baik pula keuangan masa depannya, karena uang akan bertambah dan mengakumulasi bunga dari waktu ke waktu. Dan, tidak perlu takut mengenai riba, sekarang banyak tabungan pensiun dan asuransi memaki sistem syariah.

5. Tentukan berapa banyak dana yang dibutuhkan untuk pensiun

Kontribusi, saldo, dan kebutuhan rencana pensiun akan berbeda tergantung pada gaya hidup dan tujuan seseorang. Untuk memastikan Rekan muda menabung cukup sesuai tujuan gaya hidup pensiun yang dapat dicapai, Rekan muda harus menghitung biaya hidup tahunan seperti perumahan, makanan, dan perawatan, dan memperhitungkan biaya lain-lain yang muncul, seperti perjalanan dan hadiah. Setelah Rekan muda memiliki perkiraan, Rekan muda dapat mulai menyisihkan uang setiap bulan sampai mencapai masa pensiun.

6. Mulai berinvestasi di luar rekening dana pensiun

Ada sejumlah cara lain untuk menginvestasikan uang Rekan muda, seperti saham, obligasi, dan reksa dana, dan Rekan muda bisa memulai dengan cukup mudah menggunakan sejumlah aplikasi investasi yang mudah digunakan saat ini.