Butuh jasa penulisan artikel dan digital marketing? Klik disini

Profil Inspiratif Shi Heng Yi, Master Shaolin Eropa

Meskipun bergelar MBA, Shi Heng Yi lebih memilih menjadi seorang master Shaolin di Eropa.
Profil Inspiratif Shi Heng Yi, Master Shaolin Eropa
Master Shaolin Eropa Shi Heng Yi (Foto: TEDx Talks)

Shi Heng Yi adalah master Shaolin yang sangat populer.

Ia menjabat sebagai kepala sekolah Kuil Shaolin Eropa, Jerman.

Biodata

Shi Heng Yi memiliki nama asli Tien Sy Vuong, ia lahir di Jerman dari orang tua Asia.

Walaupun berdarah Asia, Shi Heng Yi dibesarkan dan menetap di Jerman.

Tertarik pada Seni Bela Diri

Saat tumbuh dewasa, Shi menonton banyak film seni bela diri dan hal itu membuat dia tertarik pada seni bela diri sejak usia muda.

Dia menonton film The 36th Chamber of Shaolin dan film lainnya di Kuil Shaolin.

Bergabung dengan Kuil Shaolin Eropa

Sama seperti dia, ayahnya juga tertarik pada seni bela diri. Oleh sebab itu pada usia 4 tahun, Shi didaftarkan oleh ayahnya ke Kuil Shaolin Eropa terdekat di Kaiserslautern, Jerman.

Di sini, dia mulai berlatih seni bela diri dan jatuh cinta padanya.

Sekolah Shi biasanya tutup pada sore hari sekitar jam 1 siang atau jam 3 sore dan kepala biara biasa menjemputnya dari sekolah dan mencapai Kuil Shaolin dimana dia biasa memulai pelatihannya dari jam 4 sore dan dia biasa berlatih sampai jam 10 malam.

Dia dulu juga bermain catur dengan kepala biara.

Shi belajar Kung Fu Shaolin yang mencakup pelatihan mental dan fisik serta pengembangan perilaku.

Kemudian, dia juga tertarik pada Qi Gong dan Shaolin Rou Quan.

Di Kuil Shaolin, Shi tidak hanya belajar seni bela diri tetapi juga teori di baliknya.

Belajar dari Lima Master

Pada tahun 2001, Shi menjadi murid Master Shaolin yaitu, Da Shi Yanlin, Master Shi Yan Bao, Master Shi Yan Xin, Shi Yan Fei dan Shi Ya Hai.

Master Shaolin ini tiba di Jerman dari Kuil Songshan Shaolin di Cina.

Pendidikan

Shi bersekolah di Jerman.

Orang tuanya ingin dia menjadi dokter, insinyur atau pengacara setelah dewasa.

Meskipun Shi menyelesaikan beberapa gelar universitas termasuk MBA dan beberapa diploma, dia tidak puas dengan pendidikannya.

Dia tidak puas karena pendidikan mengajarinya banyak hal tetapi bukan tentang dirinya sendiri.

Syukurlah, Shi belajar eksplorasi diri, penemuan diri, dan praktik monastik sejak usia muda dari Kuil Shaolin.

Memilih Kehidupan Monastik

Setelah menyelesaikan MBA-nya, orang tua Shi ingin dia mendapatkan pekerjaan tetap tetapi karena dia tertarik pada kehidupan biara, dia memutuskan untuk terus menjalaninya dan belajar lebih banyak tentang dirinya sendiri.

Setelah menghadapi beberapa kesulitan, dia ingin berhenti dari kehidupan monastiknya tetapi ayahnya mendorongnya untuk tidak melakukannya.

Menjabat Sebagai Kepala Sekolah

Sejak Februari 1987, Shi menjabat sebagai kepala sekolah Kuil Shaolin Eropa di Otterberg, Kaiserslautern, Jerman.

Dia termasuk dalam Generasi ke-35 Master Shaolin dan mengikuti agama Buddha.

Shi terutama mengajarkan perkembangan mental dan spiritual dan tujuannya adalah untuk menyebarkan pengetahuan kuno yang diwarisi dari lebih dari 1500 tahun ke dunia modern.

Dia juga mengajarkan penguasaan diri, Seni Shaolin, Qi Gong, metode pernapasan, dll.

Shi juga memberikan pelatihan online melalui situs web dan saluran YouTube -nya .

Pada Januari 2020, ia menyampaikan TEDx Talk di Sofia, Bulgaria.

Shi adalah seorang poliglot karena dia tahu banyak bahasa seperti Vietnam, Rumania, Prancis, Inggris, dan Deutsch.

Dia tinggal di Otterberg, Jerman.

Lima Rintangan Shaolin

Kuil Shaolin mendalilkan lima rintangan yang berpotensi mencegah Rekan muda untuk mencapai tujuan kehidupan, berikut lima rintangan tersebut:
  • Keinginan indera (kāmacchanda).
  • Niat buruk (byāpāda).
  • Kemalasan-dan-kelambanan (thāna-middha).
  • Kegelisahan-dan-khawatir (uddhacca-kukkucca).
  • Keraguan (vicikiccha).
Semua keadaan ini secara negatif memengaruhi pikiran Rekan muda dan akan memengaruhi kemampuan untuk membuat keputusan yang tepat.

Bagaimana, apakah rekan muda terinspirasi dari kisah hidup Shi Heng Yi?

Posting Komentar

© Kilas Pemuda. All rights reserved. Developed by Jago Desain