-->

5 Cara Membuat Skripsi Sesuai Minat dan Bakat

5 Cara Membuat Skripsi Sesuai Minat dan Bakat

Assalamu’alaikum Rekan muda yang sedang sibuk menyelesaikan perkuliahannya, semoga Rekan muda semua masih dalam keadaan yang penuh semangat untuk mangakhiri pendidikan di kampus ya!

Salah satu tahapan akhir untuk menyelesaikan kuliah adalah membuat tugas akhir (TGA) atau Skripsi. Nah, hampir 90% mahasiswa yang berada pada tahap ini akan merasa galau, apakah itu bingung karena judul atau karena takut dosen pembimbing.

Saya pribadi juga mengakui bahwa membuat skripsi tidaklah semudah yang kita bayangkan, bahkan dari awal sampai akhir Saya menyelesaikan skripsi banyak sekali rintangan dan persoalan yang saya hadapi.

Sehingga di pertengahan penulisan skripsi saya terkadang merasa hilang mood dan kahirnya malas untuk merevisi skripsi. Tapi, itualah kesalahan saya!

Karena ketahuilah Rekan muda sekalian, penyesalan itu ada di akhir loh..! Yup, saya merasa menyesal karena memperlambat diri saya sendiri untuk menyelasaikan skripsi sehingga menghilangkan peluang-peluang emas saat selesai kuliah.

Saya tidak ingin kejadian saya terulang kemabali kepa Rekan muda.

Jadi bagaimana sih caranya agar kita cepat menyelesaikan skripsi? Bagaimana caranya selalu semangat merevisi skripsi? Dan bagaimana caranya agar selalu mood untuk konsultasi skripsi?

Cara cukup mudah loh Rekan muda, kita hanya perlu membuat skripsi seusai minat dan bakat kita!

Kebanyakan diantara kita lama dalam menyelsaikan skripsi adalah karena kita melakukan sesuatu yang tidak kita sukai atau aparahnya memang tidak kita pahami. Disinialh letak kesalahannya.

Terkadang mahasiswa hanya ikut-ikutan teman atau mengambil judul saran dari dosen pembimbing, ini tidak salah sih, asalkan Rekan muda serisu menyelesaikannya. Tetapi, jika ragu-ragu ada baiknya Rekan muda membuat skripsi sesuai minat dan bakat.

Bagaimana cara membuat skripsi sesuai minat dan bakat? Berikut beberapa tipsnya yang saya rangkum dari beberpa kawan saya yang menyelesaikan kuliah dengan status cumlaude.

Yuk, kita simak sama-sama!

1. Flashback 7 Semester Kebelakang

Mahasiswa Sarjana bisanya mengambil TGA atau skripsi di semester delapan, sedangakn untuk anak Diploma tugas akhir di lakukan pada semester enam. Intinya, sebelum Rekan muda memasuki semester untuk membuat skripsi, ada baiknya Rekan muda flashback selama masa kuliah.

Flashback disini maksudnya Rekan muda mencari tahu dimana bakat Rekan muda berada, melihat nilai bidang mata kuliah apa yang paling bagus.

Nah, bagi beberapa jurusan biasanya pada semester tujuh atau enam mahasiswa memang disuruh mengambil bidang kejuruan.

Contohnya jurusan teknik sipil yang membagi empat bidang di semester akhir, yaitu bidang manajemen, struktur, trasportasi, dan hidrologi. Jadi, Rekan muda bisa melihat selama di bidang tersebut nilai matakuliah apa yang paling menonjol.

Ini bisa menjadi langkah awal untuk Rekan muda menentukan permasalahan apa yang ingin Rekan Muda angkat di Skripsi nantinya. Dan karena patokan pada nilai, maka ini juga akan memudahkan Rekan muda untuk memahami skripsi yang Rekan muda buat.

2. Menentukan Judul Skripsi

Jangan pernah langsung menjumpai dosen pembimbing untuk meminta saran judul, ini merupakan kesalahan umum yang sangat sering dilakukan oleh mahasiswa yang akhirnya membuat mahasiswa terjebak untuk membuat skripsi sesuai keinginan dosen tapi tidak sesuai bakat mahasiswa.

Jadi, caranya adalah Rekan muda harus menuntukan judul skripsi terlebih dahulu, semakin baik jika mencatat beberapa judul sekaligus, sekitaran tiga sampai lima judul.

Judul-judul tersebut tentunya harus pilihan yang Rekan muda buat sendiri dari hasil croschek nilai-nilai terbaik Rekan muda, dengan begitu apapun judul yang terpilih nantinya menjadi judul skripsi yang bisa Rekan muda pahami dengan baik.

3. Cari Dosen Pembimbing

Cara nomor tiga ini mungkin tidak bisa diterpakan pada semua jurusan atau kampus, karena ada beberapa kampus memang sudah menuntukan dosen pembimbing untuk mahasiswa yang skripsi.

Bagi Rekan muda yang dosen pembimbingnya sudah ditentukan dari awal, maka Rekan muda bisa langsung menjumpai dosen pembimbing dengan menyodorkan beberpa judul skripsi Rekan muda tadi untuk di acc oleh dosen pembimbing

Sedangkan untuk Rekan muda yang kampusnya membebaskan untuk mencari dan memilih sendiri dosen pembimbingnya, maka carailah dosen yang memang sesuai dengan keahlian judul-judul skripsi Rekan muda tadi.

Rekan muda juga bisa memilih dosen yang membuat nyaman saat konsultasi, hal ini malahan sangat penting, karena akan membuat mood Rekan muda selalu baik walaupun sering adanya revisi.

4. Ajak Kawan yang Punya Minat Sama

Tahap keempat ini bisa Rekan muda lakukan maupun tidak, jika Rekan muda nyaman sneidri dalam membuat sekripsi maka lanjutlah, namun jika Rekan muda butuh teman dalam penelitian maka ajaklah kawan, karena dengan adanya kwan akan mempercepat proses penelitian.

Ajaklah kawan yang memiliki minat atau tugas skripsi yang mirip dengan Rekan muda, sehingga Rekan muda dan kawan bisa menukar pikiran dan pendapat mengenai skripsi satu sama lain, bahkan alangkah bagusnya lagi jika kalian mengambil dosen pembing yang sama.

5. Jangan Menunda

Ini langkah terakhir dalam membuat skripsi dan menjadi ramuan wajib yang hrus Rekan minum setiapm hari. Jangan pernah menunda apapun yang terjadi selama masa skripsian Rekan muda. Apapun masalah yang akan dihdapai saat skripsi selesaikan hari itu juga.

Lakukan penelitian dengan secepat mungkin, jangan pernah melakukan sesuai mood-moodtan. Jika ada revisian langsung dikerjakan, dan keseoakan harinya langsung kembali konsultasikan.

Tampilkan semangat pada dosen pembimbing, walaupun beliau esoknya tidak menerima konsultasi kita, setidaknya kita sudah memperlihatkan dedikasi untuk ingin menyelesaikan skripsi.

Itulah lima cara sederhana untuk menyelsaikan skripsi sesuai minat dan bakat Rekan muda, ini merupakan pengalaman pribadi dan kawan-kawan saya dalam menyelesaikan skripsi kuliah. Mungkin setiap kita memiliki proses yang berbeda-beda, tapi memiliki akhir yang sama, SARJANA!