-->

11 Tips Jitu Menguatkan Mental

11 tips jitu menguatkan mental

Kehidupan memang berliku-liku sehingga kita memerlukan mental yang kuat agar dapat menjadi orang sukses dan menikmati hidup ini. Tetapi, bagaimana kalau sekarang rekan muda merasa punya mental yang lemah?

Pastinya, rekan muda mesti menguatkan mental tersebut. Jangan khawatir jika rekan muda tidak tahu caranya.

Inilah 15 cara menguatkan mental yang dapat langsung rekan muda coba;

1. Seringlah mengingat Tuhan


seringlah mengingat tuhan

Mental akan kuat jika dapat dukungan kuat, benar? Jadi, dukungan yang terkuat di dunia ini adalah Tuhan. Nah, ingatlah Tuhan sesering mungkin agar mental rekan muda kuat.

Mungkin agama kita berbeda. Tetapi, jika rekan muda beragama Islam, cara mengingat Allah SWT adalah dengan berdzikir kepada-Nya. rekan muda dapat melakukannya setelah shalat 5 waktu atau di saat-saat lainnya.

2. Positif thinking


positif thinking

Rekan muda mungkin mengalami kekecewaan dan kegagalan dalam kehidupan pribadi atau profesional rrekan muda. Jangan terlalu cepat bersedih bersedih atau memutuskan untuk menyerah. Berpikirlah positif akan kedua hal tersebut.

Emang bisa? Bisa saja, dengan cara menerima kekecewaan dan kegagalan tersebut dan jadikan sebagai pelajaran penting untuk melangkah yang lebih baik. Dengan begitu, mental rekan muda tidak akan terpuruk.

3. Jangan memikirkan perkataan negatif orang lain


jangan memikirkan perkataan negatif orang lain

“Kamu tidak akan sukses. Kamu tidak berbakat. Kamu tidak akan berubah menjadi yang lebih baik”.

Barangkali rekan muda sering mendengar pernyataan-pernyataan itu dari teman, rekan kerja, atau keluarga sendiri sehingga melemahkan mental rekan muda.

Mulai dari sekarang cobalah untuk tidak memusingkan apa yang dikatakan orang. Boleh dengarkan dari telinga kanan, namun buang dari telinga kiri rekan muda. Lalu, fokuslah pada tujuan hidup rekan muda.

4. Gali terus potensi diri


gali terus potensi diri

Selanjutnya menguatkan mental rekan muda idalah dengan terus mengasah kemampuan yang ada. Pengasahan kemampuan ini dapat dilakukan melalui latihan rutin, belajar, mengikuti kursus, atau mencoba strategi baru.

5. Berolahraga dengan rutin


berolahraga dengan rutin

Sebuah kajian yang dipublikasikan oleh Journal of Clinical Psychiatry pada September 2014 menunjukkan bahwa aktivitas fisik menurunkan gejala depresi pada orang-orang berpenyakit mental. Untuk permulaan, lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda santai, atau push up setiap hari.

6. Bijak dalam mengunakan media sosial


bijak dalam mengunakan media sosial

Di zaman sosial media saat ini, pertemanan di media sosial dapat memperburuk mental rekan muda. Jadi gunakan media sosial secara bijak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang sering membaca update status temannya di Facebook dan media sosial lain merasa lebih buruk tentang pribadi diri mereka.

Berikut cara bijak yang dapat rekan muda coba:

  • Batasi penggunaan media sosial (contohnya 1 jam sehari)
  • Mencoba tidak menggunakan sosial media dalam sehari (seperti Sabtu atau Minggu)
  • Unfriend, unfollow, atau blok teman-teman media sosial yang berpengaruh buruk pada mental rekan muda

7. Sering beraktivitas di luar ruangan


sering beraktivitas di luar ruangan

Beraktivitas dalam ruangan melindungi rekan muda dari panas, dingin, debu, dan sebagainya. Hal inilah yang dapat menurunkan mental rekan muda. Maka, sering-seringlah beraktivitas di luar ruangan (diutamkan ruang terbuka hijau) untuk memperkuat mental rekan muda.

Proceedings of the National Academy of Science pada akhir Mei 2015 menyatakan bahwa berjalan kaki di alam terbuka selama 90 menit terbukti menurunkan aktivitas otak di bagian subgenual prefrontal cortex. Bagian inilah yang aktif ketika kita sedang berpikiran negatif.

Jurnal Environmental Science & Technology pada April 2010 lalu juga menemukan bahwa beraktivitas di luar ruangan selama 5 menit dapat meningkatkan penghargaan diri seseorang.

Berikut aktivitas di luar ruangan yang dapat dicoba:

  • Berjalan kaki di taman kota, kompleks rumah, atau lapangan olahraga
  • Melakukan wisata alam
  • Bermain dengan anak-anak di halaman belakang/depan rumah
  • Mendaki gunung

8. Menghargai diri sendiri


menghargai diri sendiri

Kekuatan mental rekan muda turun mungkin karena rekan muda selalu membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Kalau benar, berhentilah melakukan hal tersebut dan mulai hargai diri sendiri agar mental rekan muda menjadi kuat.

Identifikasi nilai-nilai etik rekan muda (contohnya kejujuran dan kedisiplinan). Dan identifikasi pula kekuatan rekan muda dan fokus pada hal tersebut. Misalnya, kekuatan rekan muda adalah menulis. Fokuslah pada kekuatan tersebut sehingga rekan muda menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi diri dan orang lain di sekitar rekan muda.

9. Berani mengambil risiko


berani mengambil risiko

Dengan memberanikan diri mengambil risiko, rekan muda keluar dari zona nyaman, mengerahkan semua kemampuan, dan mengizinkan diri untuk melihat apa yang akan terjadi kedepan. Buktinya, banyak orang yang tidak berani mengambil risiko. Mereka terlalu takut dan terlalu banyak menganalisis sehingga kalah sebelum berperang.

10. Melupakan masa lalu yang kelam


melupakan masa lalu yang kelam

Saya yakin rekan muda memiliki masa lalu yang kelam. Tapi, sekelam apa pun masa lalu tersebut, lupakanlah sehingga mental rekan muda menjadi lebih baik. Hiduplah di zaman sekarang dan jangan terlalu menkhawatirkan masa depan.

11. Berhentilah perfeksionis berlebihan


berhentilah perfeksionis berlebihan

Rekan muda seorang perfeksionis? Kalau iya, mungkin sifat itu berperan pada menurunnya kekuatan mental rekan muda. So, berhentilah menjadi perfeksionis yang berlebihan. Semua orang terlahir dengan mental kuat untuk menjalani hidup. Well, apa pun profesi rekan muda, cobalah satu atau lebih cara menguatkan mental di atas mulai dari sekarang juga. Semangat!