-->

3 Cara Menghilangkan Bosan dan Malas Kuliah

3 cara menghilangkan bosan dan malas kuliah

Terkadang ada saatnya kita malas dalam bangku kuliah. Bahkan sifat suntuk dan bosan masuk ruang kelas dan saat mendengarkan dosen berceramah. Aktifitas perkuliahan yang cukup padat juga sering kali membuat badan dan fikiran lelah, yang tentu saja membawa bad mood bagi rekan muda.

Wajar saja kalau sesekali rekan muda mengalami hal tersebut. Asal tidak tiap hari saja. Tetapi tetap jangan sampai kebosanan dan rasa malas kuliah rekan muda menghambat kuliah. Apalagi sampai menghancurkan mimpi rekan muda. Bagaimanapun, kuliah harus berjalan, mimpi harus dikejar, dan cita-cita harus diwujudkan.

Bagaimana kalau rasa suntuk, bosan dan malas kuliah itu membelenggu rekan muda?

1. Ingat dan renungkan kembali mimpi rekan muda


ingat dan renungkan kembali mimpi rekan muda

Inilah hal pertama yang dapat rekan muda lakukan untuk memutus lingkaran rasa malas, suntuk dan bosan. Cobalah untuk mengambil waktu yang sepi dan senyap sendiri, tanpa ada gangguan dan kebisisngan. Kemudian renungkanlah kembali mimpi rekan muda. Apapun hal itu, renungkanlah kembali.

Apakah rekan muda bermimpi untuk diwisuda, kemudian berfoto dengan ibu, ayah dan anggota keluarga yang lain? Apakah rekan muda ingin segera lulus supaya meringankan biaya hidup dari orang tua? Apakah rekan muda ingin segera bekerja di perusahaan idaman? Apakah rekan muda ingin segera lulus dan meminang gadis impian?

Atau??? rekan muda punyai mimpi lain.Cobalah renungkan kembali mimpi-mimpi itu, kemudian bayangkan dan rasakanlah sisi positif dan negatifnya.

Rekan muda pasti ingin melihat senyuman dan air mata bahagia dari ayah dan ibu, bukan malah melihat air mata kekecewaan atau kesedihan dari mereka. Jadi, bayangkanlah, renungkanlah, dan lakukan!

2. Bersilaturrahmi dengan orang yang Inspiratif


bersilaturrahmi dengan orang yang Inspiratif

Betul seperti kata para alim, bersilaturrahmi bisa memanjangkan umur dan menambah rezeki. Tapi ternyata lebih dari sekedar itu. Silaturrahmi juga dapat memberikan inspirasi dan energi tambahan untuk menggelorakan semangat kuliah rekan muda yang terpuruk. Dengan catatan, rekan muda tidak salah memilih orang dan tempat dalam bersilaturrahmi.

Carilah orang yang sukses dalam hal kuliah maupun pekerjaan. Dia juga telah cukup mengalami pahit manisnya arti kehidupan. Dan selain itu pula, pilihlah orang yang secara moralnya baik dan diterima masyarakat atau komunitas disekitarnya.

Orangnya bisa mulai dari dosen, bisa pedagang, bisa kiyai, bisa pejabat, bisa seorang blogger, bisa penulis, bisa tetua kampung atau bahkan petani berprestasi di sebuah desa. Jika sudah bertemu dengan orangnya, rekan muda bisa bertanya kisah hidupnya. Bertanya tentang kisah hidupnya yang paling berharga. Atau solusi ketika dia menghadapi kehidupan yang paling sulit.

3. Perbanyak membantu orang lain atau Bersedekah


perbanyak bersedekah

Percaya atu tidak, bersedekah dapat membantu mengurangi belenggu malas yang melingkari rekan muda. Bersedekah boleh apapun, baik berupa uang, makanan, buah-buahan, pakaian hangat, selimut, atau perlengkapan sekolah, adalah pemberian sesuatu yang sangat bermanfaat. Bukan karena terpaksa, atau bukan karena sudah tidak mau memakainya lagi. Namun usahakan bersedekah dengan niat untuk menebar manfaat disekitar rekan muda.

Bersedekahlah kepada mereka yang memang benar membutuhkan. Secara ilmu psikologis, bersedekah itu akan meringankan jiwa rekan muda. Menghilangkan penyakit pelit dan rasa sayang yang amat berlebihan terhadap harta atau sesuatu yang dimiliki.

Bersedekah juga akan membuat penerima menjadi bahagia. Dan kebahagiaan itulah yang akan menular kepada kita. Kebahagiaan dalam memberi sesungguhnya lebih besar dari pada menerima, jika kita ikhlas dalam melaksanakanya.

Rasa bahagia yang mekar dalam jiwa akan mengikis rasa malas dengan perlahan-lahan. Bahkan mungkin tanpa rekan muda sadari. Karena jika rekan muda bahagia, rekan muda juga akan menikmati aktifitas dan kehidupan keseharian. Termasuk kuliah.

Well, selamat menikmati kuliah rekan muda. Jangan sampai mimpi rekan muda hilang dan jangan sampai orangtua kecewa karena rasa malas dan bosan kita. Semangat!