-->

Cara Pemuda Jadi Kaya di Hari Raya

Cara Pemuda Jadi Kaya di Hari Raya

Assalamualaikum, salam semangat untuk rekan muda sekalian. Entah mengapa terbesit di pikiran saya untuk membuat artikel yang sedikit ‘receh’ kali ini, mungkin karena saya termasuk salah satu pemuda yang ingin ‘terlihat’ kaya saat hari raya. Yeah, bukan maksud untuk menyombongkan diri sih, tetapi lebih untuk bisa terlihat ‘berguna’ di mata keluarga, sahabat, dan terkhusus di mata pasangan hehe. Apalagi di hari raya tentu kita sangat ingin bisa memberi jajan keponakan, adik, dan saudara kita lainnya. Nah, karena perasaan itulah bisa disebut saya ingin ‘terlihat’ kaya saat hari raya.

Sebelum lanjut, saya ingin bertanya apakah rekan muda juga ingin terlihat kaya saat hari raya? Jika tidak, saya sarankan untuk tidak melanjutkan membaca artikel ini!! Pasalnya, saya kemungkinan akan memberikan cara menjadi kaya yang bisa menyerang mental, logika, bahkan perasaan haha.

Oke, kita lanjut ya!

Hal wajib yang harus dilakukan adalah rekan muda harus memilih untuk ingin terlihat kaya atau memang ingin menjadi kaya saat hari raya? Dari kalimat terlihat kaya dan menjadi kaya sebenarnya rekan muda sudah bisa membedakan makna dari kalimat tersebut. Betul, terlihat kaya adalah kekayaan yang terlihat dari luar saja, hal itu terjadi karena kita suka memberi dan membantu, padahal keuangan kita sendiri juga sangat pas-pasan. Sedangkan menjadi jadi kaya, kita memang punya kelebihan materil luar dan dalam dan akan bertahan dalam jenjang yang sedikit lama. Jadi jika rekan muda ingin terlihat kaya saat hari raya cukuplah mudah, karena hanya perlu mempertahankan sikap terlihat kaya saat waktu itu saja, setelah itu rekan muda kembali pada diri yang merasa kekurangan kembali.

Tentunya rekan muda tidak ingin terlihat kaya saja bukan?

Oleh sebab itu, walaupun di atas saya banyak ngoceh tentang terlihat kaya, namun saya akan berbagi cara yang benar-benar bisa membuat rekan muda menjadi kaya saat hari raya. Jadi bukan hanya terlihat kaya dari luar saja, InsyaAllah jika cara ini sukses maka rekan muda akan menjadi kaya di hari raya dengan sebenar-benarnya kaya, Amin!

1. Punya Pekerjaan


Punya Pekerjaan Kilas Pemuda

Punya pekerjaan di sini bukan hanya pekerjaan yang tetap loh, intinya semua pekerjaan yang memang bisa menghasilkan uang bagi rekan muda. Apalagi jika ingin kaya saat hari raya, rekan muda bisa bekerja dengan berjualan saat bulan puasa, bahkan dengan jualan air kelapa muda saja rekan muda bisa jadi kaya saat hari raya. Jika rekan muda sudah punya pekerjaan kita lanjut ke tahap kedua.

2. Punya Simpanan dan Menabung


Punya Simpanan dan Menabung Kilas Pemuda

Saya tidak akan share pepatah soal menabung soalnya rekan muda pasti sudah tau pepatah tentang “Hemat Pangkal Kaya” , aduh saya sebut juga akhirnya. Yup, rekan muda cukup menyisihkan dari hasil kerja rekan muda tadi, tidak perlu banyak! Cukup menurut rekan muda ingin sekaya mana saat hari raya. Menurut saya sih, sangat baik jika rekan muda menabung semua sisa hasil rekan muda yang tidak terpakai dalam satu hari itu. Misalnya, rekan muda dapat penhasilan Rp.50.000 perhari dan hanya menghabiskan untuk makan sekitar Rp.30.000 maka sisa yang tidak terpakai hari itu baiknya ditabung semuanya.

3. Bersedekah


Bersedekah Kilas Pemuda

Plin-plan kali kok? tadi disuruh simpan sekarang disuruh berbagi?? Tenang dulu rekan muda sekalian, satu hal yng membuat menjadi kaya dan terlihat kaya itu sama, yaitu berbagi terhadap sesama yakni bersedekah. Perlu rekan muda ketahui, sistem keuangan dengan cara memutarkan uang dengan cara bersedekah tidaklah membuat uang rekan muda berkurang sedikitpun, bahkan bisa bertambah menjadi kaya dengan cara rekan muda tidak ketahui. Dengan bersedekah rekan muda tidak hanya terlihat kaya namun juga benar-benar menjadi kaya.

Bagaimana? Apakah cara di atas menyerang mental, logika, dan perasaan rekan muda? Hehe semoga tidak ya! Dan yang perlu diingat bahwa terlihat kaya dan menjadi kaya adalah hak rekan muda semua, walaupun kita punya keinginan masing-masing setelah mencapai hal tersebut, tetapi saya sangat yakin tujuaan kita akhir kita semua mulia. Tetap semangat ya!