-->

6 Bahaya Third-hand Smoke dari Asap Rokok

6 Bahaya Third-hand Smoke dari Asap Rokok

Menghirup langsung asap dari rokok yang keluar melalui mulut perokok disebut secondhand smoke. Third-hand smoke adalah fenomena di mana asap rokok dan residu nikotin tersangkut pada bahan-bahan seperti pakaian, lantai, furnitur, mainan, kendaraan, dan dinding kemudian masuk ke dalam tubuh melalui kulit atau saluran pernapasan orang yang bersentuhan dengan objek tersebut.

Meskipun diketahui secara luas bahwa asap rokok berbahaya bagi kesehatan, kesadaran akan asap rokok orang ketiga masih kurang. Pelajari lebih lanjut tentang bahaya asap rokok berikut ini!

1. Bahaya Tembakau

Bahaya Tembakau

Tembakau mengandung lebih dari 5.000 bahan kimia, yang sebagian besar merupakan zat beracun yang sangat berbahaya bagi kesehatan Rekan muda. Tar, arsenik, dan formaldehida adalah racun tembakau yang paling terkenal, tetapi mereka juga mengandung banyak bahan kimia mematikan yang mendekati 'beracun'. Karena itu, orang yang terpapar asap rokok jangka panjang dan perokok pasif memiliki risiko kanker, penyakit jantung, dan kematian dini yang jauh lebih tinggi.

2. Perokok Pasif pada Anak-Anak

Anak-anak adalah salah satu kelompok yang paling rentan terhadap asap rokok. Anak-anak cenderung belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang sempurna untuk melawan zat beracun, mereka juga merupakan kelompok yang paling mungkin mengambil benda-benda yang terkontaminasi zat beracun rokok di sekitar mereka. Anak-anak yang terpapar asap rokok orang ketiga berada pada peningkatan risiko asma, infeksi telinga, pneumonia, dan gejala lainnya yang sering terjadi.

3. Perokok Pasif pada Bayi

Bayi jauh lebih rentan daripada anak-anak karena mereka bahkan belum memiliki imun tubuh yang lengkap. Salah satu tim peneliti bahkan berpendapat bahwa asap rokok merupakan salah satu penyebab utama sindrom kematian bayi mendadak (SIDS), karena bayi yang terpapar asap rokok dapat menumbuhkan gejala pernapasan yang parah. Argumen tim peneliti dianggap sangat meyakinkan dan akurat.

4. Perokok Pasif pada Orang Dewasa

Hanya karena Rekan muda sudah dewasa bukan berarti Rekan muda kebal terhadap efek third-hand smoke. Orang dewasa yang terus menerus terpapar asap rokok memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker paru-paru, melemahnya kandung kemih, ginjal, mulut, pankreas, tenggorokan, dan saluran serviks, dan berkembang menjadi infeksi atau kanker. Juga, perlu diingat bahwa batuk lebih sering dari biasanya dapat menyebabkan kelemahan paru-paru sedikit demi sedikit.

5. Perokok Pasif pada Wanita Hamil

Ketika seorang wanita hamil berada pada lingkungan asap rokok, zat beracun dari tembakau dapat diteruskan ke janin. Ketika residu kimia dalam tembakau diserap melalui kulit atau saluran pernapasan, zat beracun larut ke dalam aliran darah dan diteruskan ke janin. Janin yang terpapar zat beracun mungkin mengalami kesulitan mengembangkan organ seperti paru-paru secara normal, dan mungkin menderita masalah pernapasan setelah lahir. Selain itu, merokok selama kehamilan dapat menyebabkan kematian janin dan bayi secara mendadak.

6. Bagaimana Cara Menghindari Asap Rokok?

Cara Menghindari Asap Rokok

Asap rokok tidak bisa dihindari hanya dengan memakai masker. Cara terbaik untuk menghindar menjadi perokok pasif adalah dengan tidak berbagi tempat tinggal dengan perokok aktif. Dan jika Rekan muda tidak dapat memisahkan perokok dari kehidupan Rekan muda, mintalah perokok untuk mencuci tangan atau mandi setelah merokok. Penting juga untuk membersihkan semua barang dan kain di sekitar area merokok. Kami juga menyarankan Rekan muda agar membersihkan dinding dan langit-langit dalam ruangan tempat tinggal. Bahaya dari asap rokok memang tidak langsung terlihat, dampaknya akan terlihat dalam jangka yang panjang, dimana penumpukan racun jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius bagi tubuh Rekan muda. 

(healthypop/kilas pemuda)